Susi Pudjiastuti Ingin Pengusaha Perikanan Gantikan Peran China

0
39
Susi Pudjiastuti terlengkap di kumparan.com
Susi Pudjiastuti terlengkap di kumparan.com

Menteri Susi Pudjiastuti mengajak pengusaha perikanan dari berbagai daerah perlu untuk segera memanfaatkan momentum perang dagang. Caranya dengan memasok komoditas perikanan ke Amerika Serikat yang selama ini dipasok dari China.

Susi Pudjiastuti meminta pengusaha Indonesia memanfaatkan momentum perang dagang antara Cina dan Amerika Serikat untuk meningkatkan ekspor produk perikanan ke Amerika Serikat.

Pasalnya, ujar Susi Pudjiastuti, akibat perang dagang tersebut, Amerika Serikat menerapkan tarif impor yang besar hingga 250 persen bagi produk Cina, sehingga diberitakan sebanyak 14.000 metrik ton tuna loin asal Cina hilang dari pasar Amerika Serikat.

“Suplai itu mestinya digantikan oleh ikan-ikan Indonesia, ikan-ikan milik perusahaan Indonesia,” kata Menteri Susi dalam siaran pers, Senin, 23 September 2019.

Namun, Susi Pudjiastuti mengingatkan bahwa guna mewujudkan hal tersebut, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Sebelumnya, Ketua Tim Ahli Wakil Presiden sekaligus Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mengatakan bahwa pemerintah Indonesia berencana menggantikan posisi Cina dalam sektor perdagangan dengan melakukan pendekatan kepada para pelaku usaha Amerika Serikat (AS).

Sofjan menuturkan dalam melakukan pendekatan tersebut maka Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mempertemukan para bankir dan perwakilan kamar dagang AS atau US Chamber untuk membahas tentang adanya peluang perdagangan terutama terkait barang-barang antara Indonesia dan Amerika.

“Kita gantikan peranan Cina sebagian. Itu besar sekali. Kita mau ganti, jadi beli ke kita ke perusahaan kita,” kata Sofjan Wanandi saat ditemui di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Jumat, 13 September 2019.

Sofjan melanjutkan, kerja sama ini bersifat bilateral sehingga akan mempertimbangkan secara matang tentang keperluan dan kepentingan dari masing-masing kedua negara tersebut.

“Kerja sama dengan AS harus bilateral. Kerja samanya masih kita bicarakan apa yang mereka perlukan dan apa yang kita perlukan,” ujarnya.

Berita TerkiniJokowiPolriPolda Metro JayaTNIKebakaranKecelakaan Lalu LintasPembunuhanPemerkosaanPerampokanPenganiayaanBegalPelecehan SeksualKekerasan AnakGempaGanjil GenapAnies BaswedanJakartaTolPilkada Serentak 2020Ridwan KamilEdy RahmayadiGanjar PranowoKhofifah Indar ParawansaGempa BumiWisataPilkadaPilwakotPilkada 2020Pilpres 2024Kabinet Jokowi Jilid IIMunas GolkarAmandemen UUD 1945Pemilu AS 2020BrexitKPKOTT KPKAntam NovambarSetya NovantoCPNSPertaminaDolar ASRupiahLowongan KerjaHarga EmasSusi PudjiastutiSEA Games 2019Liga InggrisLiga ItaliaLiga EuropaLiga ChampionsPSSICristiano RonaldoMohamed SalahLiga 1Timnas IndonesiaMotoGPValentino RossiMarc MarquezPersib BandungCollection

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here