Menuju Momen Setahun Memimpin, Ridwan Kamil Fokus Benahi Birokrasi

0
57

Ridwan Kamil dan UU Ruzhanul Ulum akan genap satu tahun menjabat Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat pada 5 September 2019 mendatang. Pria Dalam pemerintahannya, Ridwan Kamil menerapkan dynamic governmant atau pemerintahan dinamis mampu dinilai membuat percepatan pembangunan di Jawa Barat selama satu tahun kepemimpinannya.

Menurut Ridwan Kamil, Pemerintahan Dinamis sebenarnya bukan konsep baru di dunia, tapi barang baru di Indonesia. Secara teori dunia mengenalnya dengan Birokrasi 3.0. Sementara selama ini Indonesia masih menggunakan pola Birokrasi 2.0 atau Birokrasi Performa yang mengutamakan reward and punishment.

“Apa yang dilakukan gubernur sebelumnya sudah baik, tidak ada masalah. Hanya saya punya cara-cara baru untuk mengakselerasi, sehingga (pembangunan) melompat,” kata Emil dalam keterangannya, Senin (19/8/2019).

Lebih lanjut Ridwan Kamil menjelaskan bahwa Pemerintahan Dinamis adalah sebuah ekosistem pemerintahan yang mampu menjalankan pola pembangunan yang kolaboratif. Semua pihak, di luar aparatur sipil negara dapat terlibat dalam pembangunan. Menurutnya, selama satu tahun ini ia lebih banyak disibukkan dengan bertemu banyak orang yang memiliki sumber daya, baik itu uang, akses, teknologi, pengetahuan, maupun sumber daya manusia.

“Terjadi percepatan pembangunan dengan menerapkan konsep pentahelix. Ada banyak gagasan-gagasan baru, termasuk program di desa yang dikelola perbankan. Selain gagasan, juga ada sumbangan berupa DED (detail engineering design) untuk pembangunan,” kata Emil.

Menurut Riwan Kamil, penerapan Pemerintahan Dinamis tidak hanya membuat roda pemerintahan dan pembangunan berputar lebih cepat, tetapi juga pintu anggaran pembangunan bertambah dan tidak hanya dengan mengandalkan APBD yang notabene terbatas. Tambahan anggaran tersebut berasal dari kerja Sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) atau Public Private Partnership (PPP), obligasi daerah, dana perbankan, dana umat, dan dana CSR.

Ridwan Kamil mengungkapkan bahwa ia juga telah memulai terobosan untuk mendukung Pemerintahan Dinamis dapat berjalan di Pemprov Jabar. Salah satu caranya dengan menjalankan digital government agar pelayanan lebih baik dan cepat.

“Untuk menjawab permasalahan birokrasi yang dihadapi selama ini, Pemprov Jawa Barat mendirikan Jabar Digital Service yang akan menciptakan aplikasi sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan pembangunan. Jumlah aplikasi akan sebanyak jumlah permasalahan yang ada,” jelas Emil.

Download aplikasi kumparan di App Store atau di Play Store untuk dapatkan berita terkini dan terlengkap Joko WidodoMa’ruf AminKPKAgus Harimurti YudhoyonoSusilo Bambang YudhoyonoSBYMegawati SoekarnoputriRidwan KamilAnies BaswedanSusi PudjiastutiGanjar PranowoGibran RakabumingIriana JokowiWirantoPolriLowongan KerjaHarga EmasTimnas IndonesiaHabib RizieqMotoGPValentino RossiMarc MarquezPersib BandungPersija Jakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here