Tim Jokowi Nyatakan Permohonan Prabowo – Sandi Tidak Jelas

0
103
Jokowi
Jokowi terlengkap di kumparan.com

Tim kuasa hukum Jokowi – Ma’ruf Amin sebagai pihak Terkait sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) mengatakan, dalil posita dan petitum Pemohon yang disampaikan dalam sidang pendahuluan tidak jelas atau kabur. Ada sejumlah alasannya.

Kuasa hukum Jokowi – Ma’ruf, Luhut Pangaribuan mengatakan, dalam petitumnya yang ke-12, Pemohon meminta MK untuk memerintahkan Termohon melaksanakan Pemungutan Suara Ulang di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Papua, dan Kalimantan Tengah.

Pemohon, lanjut Luhut, dalam petitumnya yang ke-13 juga meminta MK untuk memerintahkan kepada lembaga negara yang berwenang untuk melakukan pemberhentian seluruh komisioner dan melakukan rekruitmen baru untuk mengisi jabatan komisioner KPU. Permohonan ini, dinilai tidak didasarkan pada dalil yang jelas karena tidak ada satupun argumen yang disampaikan Pemohon menyangkut hal ini dalam positanya.

Kuasa hukum Jokowi ini mengatakan, permohonan yang tidak berdasar secara hukum kepada Mahkamah juga terkait dengan petitum nomor 15 di mana Pemohon memohon mahkamah untuk memerintahkan KPU untuk melakukan audit terhadap sistem informasi penghitungan suara, khususnya namun tidak terbatas pada Situng.

Dia juga mengatakan, tidak ditemukan adanya satu dalil pun yang menerangkan tentang tuduhan penggelembungan dan pencurian suara yang dilakukan Pihak Terkait.

Luhut mengatakan, petitum atau tuntutan Pemohon nomor 13 dan 15 tidak berdasarkan hukum. Hal ini bukan merupakan kewenangan Mahkamah Konstitusi.

Permohonan Pemohon dinilai merupakan dalil indikatif dan prediktif. Bahkan dalam mendalilkan tentang salah coblos, secara eksplisit Pemohon menggunakan kata prediksi.

Dalildalil Pemohon karenanya menjadi tidak jelas atau kabur sebab didasarkan pada sesuatu yang tidak nyata, jelas, dan dapat diverifikasi secara faktual dan hukum.

“Bahwa berdasarkan uraian tersebut, beralasan bagi Mahkamah untuk menyatakan Permohonan Pemohon tidak dapat diterima,” kata dia.

Download aplikasi kumparan di App Store atau di Play Store untuk dapatkan berita terkini dan terlengkap  JokowiPrabowo Subiant, Sandiaga Uno, Ma’ruf Amin, Pilpres 2019, harga emas, lowongan kerja, tiket pesawat, Bawaslu, Ratna Sarumpaet, SBY, Anies Baswedan, Ridwan Kamil, KPK, Jusuf Kalla, Wiranto, Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Agung, Kemenlu, Kemenhub, Luhut Panjaitan , Susi Pudjiastuti, Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Ayu Ting Ting, Luna Maya, Syahrini, Berita IndonesiaAnakBayiIHSGResep MasakanReview MakananKemenkeuSri MulyaniKemenhubKominfoCPNSPertaminaDolar ASTiket PesawatOJKPNSRupiahIbu HamilASIMPASISusu FormulaLiga SpanyolMahfud MDKivlan ZenWuling

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here