Berita Terkini : Fakta Asian Para Games yang Diketahui!

0
241
Berita Terkini seputar Asian Para Games 2018. Setelah sukses dengan Asian Games 2018, Indonesia akan menjadi tuan rumah kembali untuk perhelatan sejenis lainnya, yaitu Asian Para Games 2018. Asian Para Games merupakan ajang untuk merayakan pencapaian-pencapaian fisik yang khusus dialami dan dijalani oleh teman-teman kita kaum ragam keterampilan. Atau lebih kita kenal dengan difabel (different ability).
Misal teman-teman kita yang menggunakan kursi roda akan cenderung melatih dan menguatkan otot tangan mereka. Kita bisa saksikan pencapaian mereka dalam cabor (cabang olahraga) macam panahan, menembak, atau tenis meja. Atau kita bisa melihat gigihnya teman-teman kita yang menggunakan kaki prostetik di dalam cabang paratletik. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, kita kenalan dengan Asian Paralympic Games 2018!
Organisasi Induk
Konsul Paralimpik Asia didirikan pada 30 Oktober 2002 di Busan, Republik Korea, menyusul mosi yang dipresentasikan oleh NPC Malaysia pada Majelis Umum Paralimpik Internasional (IPC) tahun 1999. Konsul Ini terdiri dari tiga sub-wilayah (Asia Timur, Asia Selatan dan Asia Tenggara), di bawah kepemimpinan Dato Zainal Abu Zarin dari Malaysia.
Pada tahun 2004, untuk menyelaraskan dengan struktur yang diikuti oleh Komite Olimpiade Internasional, Majelis Umum memutuskan bahwa sub-wilayah Asia Tengah dan Asia Barat juga akan berada di bawah tanggung jawab Dewan.
Pada tahun 2006, Konsul menjadi Komite Paralimpiade Asia (APC), dengan seorang Presiden yang sekarang dipilih secara langsung oleh Majelis Umum.
Pada tahun 2010, di Guangzhou, Tiongkok, berhasil diselenggarakan Asian Para Games pertama. Selama Sidang Umum yang diadakan di Olimpiade ini, Dato Zainal Abu Zarin terpilih kembali sebagai Presiden Komite.
Asian Para Games 2014 berlangsung di Incheon, Republik Korea, dan Majelis Umum mengadakan pemilihan Presiden baru, dengan terpilihnya Majid Rashed dari Uni Emirat Arab (UEA).
Ada dua pelaksanaan Para Games sebelum Indonesia 2018. Yaitu tahun 2010 di Guangzhou Tiongkok dan tahun 2014 di Incheon Korea Selatan.
Lokasi dan Waktu Pelaksanaan
Asian Paralympic Games 2018 akan diselenggarakan di Jakarta pada 6 Oktober hingga 13 Oktober 2018, dengan pembukaan dan penutupan dilaksanakan di Gelora Bung Karno. Terdapat 17 lokasi pertandingan, di antaranya Gelora Bung Karno (GBK), Velodrome, JiEXPO Kemayoran, dan Tanjung Sport Arena serta satu venue pertandingan Paracycling di Sentul, Bogor.
Cabang Olahraga yang Dilombakan
Terdapat 18 cabor (cabang olahraga) yang akan dipertandingkan. Cabang olahraga tersebut terdiri dari 10 cabor untuk kursi roda, yaitu: panahan, bulu tangkis, catur, boccia, menembak, tenis meja, bola kerangjang, anggar, tenis, dan bowling tempin. Untuk tuna netra terdiri dari 4 cabor, yaitu sepeda (tandem), judo, lawn ball, dan goal ball. Sedangkan untuk difabel lainnya, terdiri dari paraletik, pararenang, para-angkat beban, dan bola voli duduk.
Peserta Asian Para Games 2018
Ajang ini akan diikuti oleh 41 negara Asia yang juga merupakan anggota dari Komite Paralimpik Asia (Asian Paralympic Committee). Ke 41 negara ini akan diwakili oleh 2.888 atlet, dengan 1.100 atlet adalah atlet kursi roda.
Lebih lanjut, perhelatan Asian Para Games 2018 akan melibatkan 8.000 relawan, 5.000 pekerja lapangan, 1.826 ofisial, dan akan diliput oleh 800 media dari dalam dan luar negeri.
Logo dan Maskot Asian Para Games 2018

Maskot Asian Para Games 2018 adalah Momo si Elang Bondol. Elang bondol dipilih sebagai representasi dari Jakarta sebagai lokasi pelaksanaan. Momo sendiri adalah kepanjangan dari Motivasi dan Mobilitas. Hal ini dimaknai sebagai dalam kondisi apapun, diharapkan setiap individu selalu bermotivasi untuk bergerak maju.
Jadi, apakah kamu sudah siap untuk menyambut perhelatan olahraga Asian Para Games yang akan dimulai pada tanggal 6 Oktober 2018? Yuk, dukung atlet-atlet kita agar terus semangat mengharumkan bangsa ini!.
Jangan lupa ikuti terus berita terkini seputar Asian Para Games 2018!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here